Metro

Pj Bupati Makmur Marbun Hidupkan Pasar Riko setelah Tujuh Tahun Mangkrak

KOTAKU, PENAJAM-Pasar Riko yang mangkrak selama tujuh tahun lamanya, beroperasi kembali.

Itu berkat langkah berani Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun yang telah menghidupkan kembali pusat perdagangan yang terlupakan tersebut.

Dengan sentuhan revitalisasi yang teliti dan progresif, pasar yang dulunya sunyi kini dipenuhi dengan kegiatan dan semangat perdagangan yang baru.

Masyarakat setempat menyambut langkah ini dengan gembira, merayakan titik balik penting dalam sejarah pasar yang telah lama ditinggalkan.

Dengan harapan baru dan semangat yang membara, Pasar Riko siap untuk memperkuat ekonomi lokal dan menjadi pusat kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Setelah tujuh tahun mangkrak relokasi pasar Kelurahan Riko diresmikan Makmur Marbun, Senin, (15/4/2024).

Tampak hadir dalam peresmian, Sekretaris daerah (Sekda) Tohir, unsur pimpinan daerah, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitarnya.

Makmur Marbun menyampaikan bahwa peresmian buah dari Safari On The Road yang dilakukan bersama jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten PPU.

Setelah sebelumnya terbangun dialog antara pemerintah dan masyarakat yang ada di Kelurahan Riko.

“Ada pasar yang sudah lama makrak yang belum terselesaikan dan itu yang menjadi desakan masyarakat Kelurahan Riko,” ujar Makmur Marbun.

Setelah ditinjau ternyata benar dan lokasinya sudah menjadi hutan belantara. Hal ini yang menjadi prioritas pemerintah daerah untuk segera membersihkan lokasi dan bangunan yang sudah berdiri.

“Karenanya saya minta kepada jajaran saya agar pasar ini segera difungsikan dan segera merelokasi pasar yang ada di pinggir jalan propinsi,” katanya.

Dengan kerja sama yang baik antara dinas terkait, perusahaan dan masyarakat sekitar akhirnya lanjut dia menerangkan, pekerjaan ini bisa diselesaikan dalam waktu 10 hari. Fasilitas yang dibutuhkan seperti air dan listrik juga sudah terpasang.

“Siang dan malam saya datang untuk melihat dan mengontrol material yang dibutuhkan dan nyatanya semua terpenuhi,” tutupnya.

Tercatat, ada 78 pedagang yang ada di pasar yang baru diresmikan ini dengan jumlah kios sebanyak 50.

Adapun 28 pedagang masih di luar, rencananya juga akan dibuatkan lapak semi permanen secara bertahap. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top