
KOTAKU, PENAJAM-Ribuan warga Penajam Paser Utara (PPU) memadati Graha Pemuda di Nipah Nipah, Kilometer 9 Penajam, untuk mengikuti Reses anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud, Kamis (4/5/2023).
Animo masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti reses kali ini, yang dirangkai dengan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan RI.
“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini saya ingin silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat PPU, sekaligus sosialisasi empat pilar kebangsaan.
Ini diwajibkan bagi kami untuk menyampaikan kepada masyarakat, khususnya di daerah pemilihan kami,” ujar Harum, akronim dari nama dan gelar lengkapnya H Rudy Mas’ud.
Harum datang ke Benuo Taka didampingi istrinya Hj Sarifah Suraidah, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kaltim.
Selain itu, tampak pula Bupati PPU Periode 2008-2013 Andi Harahap yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kaltim.

Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II PPU Muhammad Andi Yusup beserta pengurus Partai Golkar PPU.
“InsyaAllah, 15 Mei nanti kami akan melaksanakan masa sidang. Dan penyerapan aspirasi yang kami terima dari masyarakat PPU adalah tujuan utama kami,” katanya.
Ia menggarisbawahi peran PPU dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia berharap seluruh lapisan masyarakat PPU terus mendukung pembangunan megaproyek nasional tersebut.
“Kami juga berharap persiapan dan kesiapan masyarakat PPU dalam menyongsong IKN dari segi sumber daya manusianya,” ulasnya kemudian.
Harum melanjutkan, SDM masyarakat PPU perlu dipupuk dan ditingkatkan untuk mengimbangi persaingan masa depan. Lantaran IKN Nusantara memiliki daya magnet sebagai harapan baru, bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Ada yang menarik dalam kegiatan tersebut. Yakni ketika ia dan istri sedang menyalami warga, Rudy disoraki warga sebagai gubernur Kaltim masa depan. Sebab, masa kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, sudah semakin dekat.
Harum menanggapi hal ini dengan santai.
“Untuk saat ini, kami bicara soal persiapan Pileg (Pemilihan Legislatif, Red) dan Pilpres (Pemilihan Presiden, Red) saja. Kalau ada yang mendukung ke arah itu. Itu merupakan aspirasi dari masyarakat.
Kami tidak bisa menahan itu. Kalau itu betul-betul aspirasi dari masyarakat, kami tampung,” pungkasnya. (*)